• RSS
  • Facebook
  • Twitter
Comments

Bicara tentang visi.
Mungkin visiku terbilang sederhana.

Tapi begitulah memang seharusnya visi.
Karena visi bukanlah suatu ambisi.
Yang hanya membuatku frustasi.
Ketika ambisi itu tidak membuahkan prestasi.

Visi adalah yang membuatku tetap berdiri.
Apapun yang terjadi.
Kemenangan, kekalahan, keberhasilan, kegagalan.
Semua dinamika kehidupan.

Visi adalah kepada Apa ku mengarahkan kehidupan.
Bukan menjadi apa ku dalam kehidupan.
Karena selama ku mengarahkan hidupku pada-Nya,
Apapun amanat dari-Nya adalah suatu kemuliaan.

Categories:

Leave a Reply